Latar belakang :
Berangkat
dari keinginan dan kesukaan akan seni Teater, sekelompok pelajar SMA 40 yang di
motori dan diprakarsai oleh Almarhum Heri Heryana dengan mengadakan kegiatan
ekstrakurikuler seni drama. Meskipun awalnya tidak mendapat dukungan dari
sekolah, namun akhirnya mereka mendapat tempat di hati para pelajar dan guru
yang suka akan seni dengan dibuktikannya lewat ajang Festival Teater Pelajar
tahun 1987 menjadi juara umum.
Sebelumnya
di tahun 1986 kelompok Teater Empul ikut bergabung dalam pertemuan antar
seniman Teater se Indonesia yang bertempat di Kota Padang, Sumatera Barat, dan
di hadiri oleh tokoh-tokoh Seniman besar.
Identitas Teater :
Nama
Teater : Teater Empat Puluh ( EMPUL )
Didirikan
Tahun :
1986
Nama Pembina :
Edi Salemba
Nama
Pimpinan :
Edi Yanto
Alamat :Jl. Cikijang IV No.
37 RT 006/011 Kelurahan Koja Kecamatan Koja Jakarta Utara
Sekilas Perjalanan Produksi
Teater Empul dari Tahun 1986 sampai saat ini :
Ø Tahun
1986 Naskah pertama yang di pentaskan di gedung Granada membawakan karya Fajar Budiman yang
berjudul “Pesta Nuklir”.
Ø Tahun
1987 membawakan naskah karya B. Sularso berjudul “ABU” dalam Festival Teater
Pelajar se Jakarta Utara bertempat di GRJU dan meraih Juara Umum, dengan
katagori :
*
Group Terbaik
*
Artistik terbaik
*
Sutradara Terbaik
*
Aktor Terbaik
*
Aktris Terbaik
Ø Tahun
1988 membawakan naskah Arifin C. Noor berjudul “Kisah Cinta dll” dalam festival
Teater remaja Jakarta di GRJU, Kemudian masuk Final dan membawakan naskah karya
Joko Umbara berjudul “Sidang Para Setan” dan meraih juara 3
Ø Tahun
1990 membawakan naskah berjudul “Arwah Romusha” Festival Teater remaja Jakarta di
GRJU dan meraih juara 3
Ø Tahun
1991 membawakan naskah karya Arifin C. Noor berjudul “AA II UU” dalam festival
Teater remaja Jakarta di GRJU
Ø Tahun
1992 membawakan naskah karya Ikranagara berjudul “Topeng” di Festival Teater remaja Jakarta di GRJU
Ø Tahun
1993 membawakan naskah karya Arifin C, Noor berjudul “Kisah cinta di hari Rabu”
di Kampus STIE dalam festival teater antar kampus dan mendapat Juara pertama
piala Menpora
Beberapa
pementasan kolaborasi dengan group-group lain dan pementasan dalam rangka
pembinaan di kalangan pelajar dan masyarakat diantaranya :
Ø Tahun
1989 membawakan naskah karya Edi Salemba berjudul “Nurlela gadis sinting” di
Gedung Sasana Krida, Pademangan.
Mendapat dukungan masyarakat sekitar.
membawakan
naskah kedua karya Edi Salemba berjudul “Manisan Cinta” di GRJU dalam rangka acara
pembinaan pelajar SMA 40
Ø Tahun
1995 membawakan naskah berjudul “Sketsa – sketsa” di Gedung Sasana Krida
Pademangan
Ø Tahun
1995 Membawakan naskah karya Bambang Oeban berjudul “Tamu dan Tuan Besar” untuk
acara drama di TVRI
Ø Tahun
1996 membawakan naskah karya Putu Wijaya berjudul “EDAN” di Gedung Sasana Krida, Pademangan
Tahun 1997
sampai saat ini komunitas Teater tetap berjalan dengan melakukan kegiatan
pertemuan-pertemuan. Beberapa kali pentas ke daerah-daerah, seperti Bandung dan Bogor .
Beberapa anggota terjun dalam dunia
Intertainment, menjadi penDubbing di Stasiun Televisi Indosiar sampai saat ini,
juga menjadi crew artistic di sinemart dan yang lainnya melanjutkan
pengembangan seni drama dengan mengajar di sekolah-sekolah. Dan mereka menjadi
Aktor – aktor handal dalam tugas dan pekerjaan, baik yang bekerja di
perkantoran, wirausaha, pedagang, pemborong, juga ada yang bekerja di instansi
Pemerintah.
Demikian
sekilas tentang perjalanan Teater EMPUL sampai saat ini.
Pembina
( Edi Salemba )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar